Perubahan teknologi memberikan dampak yang sangat besar terhadap tatanan dunia. Saat ini dunia dihadapkan dan sedang dalam proses perubahan dengan gencaran era yang disebut dengan era digital. Digitalisasi begitu disebutnya sebagai proses bagaimana segala sesuatu yang awalnya analog berubah menjadi serba digital. Secara teknis berdasarkan penelusuran Google, digital ini merupakan sistem pemrosesan data yang berdasarkan sinyal elektronik biner yang juga merepresentasikan informasi dalam bentuk yang dapat dipahami oleh perangkat komputasi. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) digital berkaitan dengan angka, penomoran, atau sistem perhitungan tertentu. Asal kata digital sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani Digitus (jari), yang merujuk pada perhitungan biner. salah satu karakteristik dari digitalisasi adalah komputerisasi, internet dan layanan digital.
Digitalisasi dan Kemajuan Teknologi
Digitalisasi erat kaitannya dengan komputer. Barangkali bisa diartikan juga bahwa digitalisasi adalah proses komputerisasi. Proses menuju era digital ini belum selesai dan belum terhenti, tetapi terus berlanjut. Hal ini juga didorong dengan adanya proses listrikisasi yang merupakan salah satu program strategis nasional tahun 2026.
Perubahan besar-besaran dalam bidang teknologi informasi di awal 2000an mendorong digitalisasi semakin gencar. Hal tersebut juga mengakibatkan penetrasi internet di Indonesia semakin masif. Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJI) pengguna internet di Indonesia mencapai angka 80,66% atau sekitar 229 juta pengguna. Internet merupakan bagian dari digitalisasi dan kini menjadi hal yang lumrah digunakan oleh masyarakat secara umum.
Kita ingat bagaimana di tahun 90an masih bisa ditemukan warung telepon dengan bilik-biliknya. Serta telepon umum yang berdiri di pinggir trotoar. Perangkat selular merupakan sesuatu hal yang mewah pada tempo itu. Hanya orang kantoran yang bisa mengaksesnya. Itu pun hanya segelintir saja. Kini perangkat digital hampir semua orang bisa mengaksesnya. Tidak lagi menjadi fasilitas untuk orang dewasa dan orang kantoran namun juga anak-anak. Sebelumnya keperluan internet dan perangkat digital dipakai oleh mereka yang bekerja ‘kantoran’, kini istilah keperluan orang kantoran tersebut tidak lagi berlaku. Digitalisasi sedang terjadi, dan terus berproses.
Di tengah maraknya perubahan dunia kearah digital yang juga bukan hanya terjadi di kota besar, tetapi juga pada level masyarakat lokal di pedesaan. Hal tersebut memunculkan peluang apabila dimanfaatkan dengan baik. Penetrasi internet diera digital sekarang ini menjadikan hampir tidak ada batasan geografis untuk memulai pergaulan dengan dunia luar. Batas negara menjadi saru dan barangkali tidak berlebihan jika disebut “tidak ada”. Informasi dari daerah satu ke daerah lain saat ini menyebar dengan cepat. Begitupun dari satu negara ke negara lainnya, pertukaran informasi tidak hanya bergerak pada level lokal tetapi juga global.
Dari Lokal Menuju Global
Peluang yang muncul adalah ketika peran digital ini menjadi katalis untuk pembangunan pada level lokal. Peran media digital bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan potensi lokal yang ada. Pertukaran informasi dan ilmu pengetahuan juga bisa dimanfaatkan dalam proses pemberdayaan tersebut yang turut membangun dan menggembangkan potensi lokal. Potensi desa misalnya yang ada di masing-masing desa merupakan modal lokalitas yang bisa diangkat ke tingkat global. Setiap lokalitas yang ada memiliki keunikan yang perlu dikenalkan ke level global. Bukan hanya keunikan yang bersifat fisik, tetapi juga keunikan non fisik seperti budaya yang merupakan bagian dari kekayaan lokal.
Bagaimanapun juga digitalisasi memiliki peran dalam mengglobalkan potensi lokal yang ada di daerah. Pertanyaannya seberapa besar digitalisasi ini diarahkan untuk pengembangan potensi lokal? Hal-hal lokal bisa mengglobal jika peran digital ini betul-betul dimanfaatkan. Untuk mendorong potensi lokal yang mengglobal, perlu adanya dukungan dari warga setempat. Masyarakat lokal yang memiliki pola pikir untuk berkembang. Kreativitas mereka sangat penting dalam proses mengglobalkan potensi lokal. Mengglobalkan potensi lokal bukan tidak perlu syarat. Untuk menjadikan potensi lokal mengglobal perlu adanya dukungan dari masyarakat sebagai penggerak. Potensi lokal adalah modal untuk menuju global. Dari lokal menuju global.


Leave a Reply