STEI YPAM Cipanas dan NXG Indonesia Gelar Lokakarya Optimalisasi AI dalam Ekosistem Akademik pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026

Cianjur, 2 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam YPAM Cipanas (STEI YPAM) bekerja sama dengan NXG Indonesia menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) dalam Ekosistem Akademik pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk memahami perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) serta pemanfaatannya dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola pendidikan tinggi yang lebih efektif dan inovatif.

Lokakarya menghadirkan Kang Khemal Andrias, CEO NXG Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai peluang dan tantangan implementasi AI di lingkungan akademik, mulai dari peningkatan produktivitas dosen dan mahasiswa, pengembangan riset berbasis teknologi, hingga pentingnya penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab.

“Artificial Intelligence bukan sekadar teknologi masa depan, melainkan alat yang sudah menjadi bagian dari kehidupan saat ini. Dunia pendidikan perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami dampak, etika, dan strategi pemanfaatannya untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Kang Khemal Andrias dalam sesi pemaparannya.

Kegiatan yang diikuti oleh dosen, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, praktik penggunaan berbagai platform AI, serta pembahasan studi kasus implementasi AI dalam kegiatan akademik.

Ketua STEI YPAM menyampaikan bahwa penyelenggaraan lokakarya ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan revolusi teknologi. Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa transformasi pendidikan harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Melalui kolaborasi dengan NXG Indonesia, STEI YPAM berharap dapat memperluas wawasan dan kompetensi digital sivitas akademika sehingga mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara produktif, kreatif, dan beretika. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya inovasi yang mendukung terciptanya ekosistem akademik yang unggul dan berdaya saing di era transformasi digital.

Penyelenggaraan lokakarya ini menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan komunitas inovasi dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, dunia pendidikan memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat penelitian, dan memperluas dampak positif bagi masyarakat.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *